Rianur's
About Ask Archives RSS Search
HOMETOOOWWWNNNN! ah, kangen Samarinda :’)
beingindonesian:

Sunset over Mahakam River, Samarinda, East Kalimantan, Indonesia.
(by pitgreenwood)

HOMETOOOWWWNNNN! ah, kangen Samarinda :’)

beingindonesian:

Sunset over Mahakam River, Samarinda, East Kalimantan, Indonesia.

(by pitgreenwood)

dimana kaki berpijak, disanalah nickname baru muncul.

nama lengkap : Winona Rianur

dulu pas masih kecil sampe TK, punya nickname Mona, mestinya Nona, tapi gatau kenapa kebanyakan orang lebih senang memanggilku dengan Mona.

masuk SD, berubah, lebih sering dipanggil Winona.

pubertas, di SMP berubah jadi Wino.

masuk SMA berubah jadi Winok, yap, pakai K!

sekarang di kampus berubah lagi jadi Bocil karena umur yang dua tahun lebih muda dari teman2 seangkatan.

jadi penasaran, di dunia kerja nanti aku dipanggil apa.

tapi mau apapun nicknameku sekarang, ujung-ujungnya juga tetap pakai nama belakangmu :)

Goodbye May! Sampai Jumpa Tahun Depan!

2012 sudah memasuki bulan ke enam. JUNI! ah, buat aku Juni tetaplah Juni, tidak ada yang terlalu spesial. tapi kita semua gak bisa menebak waktu akan menghadirkan kejutan apa ke hadapan kita, seperti bulan Mei di tahun 2012 ini.

Mei kali ini meriah sekali buat aku. ada senang, sedih, bahagia, jengkel, bingung, dan lain-lain. riweuh! xD ada kegagagalan di lomba blog, ulang tahun ayah, ulang tahun kak pran, ada short vacation ke jogja, ada perjuangan mengejar cita-cita, ada kebingungan jadi panitia acara BEM, ada kerepotan nyari tiket pesawat utk lebaran, ada kemunculan percabangan hati, ada kebahagiaan, ada rasa syukur yang mendalam, ada macem-macem deh! xD

terima kasih untuk bulan Mei yang RAWR ini. semoga bulan ke enam tidak kalah serunya. selamat bersuka cita \o/


So don’t go higher for desirePut in in your head,baby, Hollywood is dead,you can find it in yourself

So don’t go higher for desire
Put in in your head,
baby, Hollywood is dead,
you can find it in yourself

(Source: amyagnola)

kita adalah dua bocah yang sejajar meski tidak selalu selaras. kamu adalah putih sementara aku adalah putih dan merah. jangan merasa berbeda, aku tetap salah satu bagianmu, aku akan tetap berdiri sejajar disampingmu.
fuckyeahphotography:

http://jmonayy.tumblr.com/

kita adalah dua bocah yang sejajar meski tidak selalu selaras. kamu adalah putih sementara aku adalah putih dan merah. jangan merasa berbeda, aku tetap salah satu bagianmu, aku akan tetap berdiri sejajar disampingmu.

fuckyeahphotography:

http://jmonayy.tumblr.com/

hai, tuan, pernahkah kamu bertanya bagaimana wujud istana kita kelak? aku tak ingin yang megah, hanya butuh satu istana yang nyaman dan hangat.

hai, tuan, pernahkah kamu bertanya bagaimana wujud istana kita kelak? aku tak ingin yang megah, hanya butuh satu istana yang nyaman dan hangat.

khadimulquran:

Ustaz Hasrizal Abdul Jamil

khadimulquran:

Ustaz Hasrizal Abdul Jamil

May 30 '12 · 85 notes · via inidz
kadang hanya dengan bersandar di pundakmu, kepalaku terasa lebih ringan :)

kadang hanya dengan bersandar di pundakmu, kepalaku terasa lebih ringan :)

(Source: Flickr / moes)

jadi ingat sebuah quote yang bilang “sahabat ga bakal ngebiarin sahabatnya melakukan hal bodoh … sendirian”
kalau ditanya, punya sahabat itu merupakan kebahagiaan sendiri yang susah buat dikesampingkan. bagaimana tidak, berawal dari dua orang asing yang kemudian tanpa sengaja berkenalan dan menemukan kecocokan hingga akhirnya sulit dipisahkan. persahabatan emang bukan segalanya sih, tapi menurutku agak susah kalau mesti melakukan segala sesuatu tanpa ada dukungan dari sahabat, buat aku sih gitu.
dan bersyukurnya aku memiliki beberapa sahabat yang selalu di sini, di dekatku, untuk selalu mendukung apa yang aku lakukan. mereka tetap merangkulku ketika rasanya dunia udah gak mau noleh ke aku lagi, mereka tetap menepuk pundakku ketika aku terbuai dengan hal-hal bersifat sementara, dan yang paling penting mereka selalu mampu melakukan kekonyolan bersama aku.
pernah baca kata-kata seperti ini tapi lupa dimana — “adalah hal menyenangkan ketika kamu tau apa yang aku rasakan tanpa perlu aku berkata-kata?” — dan aku meng-iyakannya untuk sahabat-sahabatku dengan sangat yakin. mereka tetap menyediakan telinga untuk cerita sedih senangku, pun mereka selalu bilang “yaudah, kalau ada apa-apa cerita ya” ketika aku berlaku sedikit aneh karena menutupi sesuatu.
sahabat juga biasanya gak rela kalau temennya senang sendirian, mereka bakal ndusel-ndusel buat tau apa penyebab kita sumringah, mereka juga bakal ikut memberikan pelukan selamat, mereka juga bakal menceritakan ke orang-orang tentang kebahagiaan kita.
maka rangkullah sahabatmu sekarang dan ucapkan terima kasih padanya karena selama ini tidak membiarkanmu melakukan kebodohan sendirian.

jadi ingat sebuah quote yang bilang “sahabat ga bakal ngebiarin sahabatnya melakukan hal bodoh … sendirian”

kalau ditanya, punya sahabat itu merupakan kebahagiaan sendiri yang susah buat dikesampingkan. bagaimana tidak, berawal dari dua orang asing yang kemudian tanpa sengaja berkenalan dan menemukan kecocokan hingga akhirnya sulit dipisahkan. persahabatan emang bukan segalanya sih, tapi menurutku agak susah kalau mesti melakukan segala sesuatu tanpa ada dukungan dari sahabat, buat aku sih gitu.

dan bersyukurnya aku memiliki beberapa sahabat yang selalu di sini, di dekatku, untuk selalu mendukung apa yang aku lakukan. mereka tetap merangkulku ketika rasanya dunia udah gak mau noleh ke aku lagi, mereka tetap menepuk pundakku ketika aku terbuai dengan hal-hal bersifat sementara, dan yang paling penting mereka selalu mampu melakukan kekonyolan bersama aku.

pernah baca kata-kata seperti ini tapi lupa dimana — “adalah hal menyenangkan ketika kamu tau apa yang aku rasakan tanpa perlu aku berkata-kata?” — dan aku meng-iyakannya untuk sahabat-sahabatku dengan sangat yakin. mereka tetap menyediakan telinga untuk cerita sedih senangku, pun mereka selalu bilang “yaudah, kalau ada apa-apa cerita ya” ketika aku berlaku sedikit aneh karena menutupi sesuatu.

sahabat juga biasanya gak rela kalau temennya senang sendirian, mereka bakal ndusel-ndusel buat tau apa penyebab kita sumringah, mereka juga bakal ikut memberikan pelukan selamat, mereka juga bakal menceritakan ke orang-orang tentang kebahagiaan kita.

maka rangkullah sahabatmu sekarang dan ucapkan terima kasih padanya karena selama ini tidak membiarkanmu melakukan kebodohan sendirian.

QUOTED!

QUOTED!

(Source: icanread)

(Source: icanread)

#PecahDiJogja

Men, finally, akhirnya aku sampai ke Jogja jugak :’) Setelah sekian lama cuma bisa umbar janji mau ke kota ini dan selalu berakhir dengan konfirmasi pembatalan, tanggal 17 Mei 2012 kemarin aku berhasil mendarat dengan anggun di Stasiun Tugu. Horay! *joget hula-hula*

Tapi ada kejadian lucu beberapa jam sebelum aku sampai di stasiun gubeng surabaya. Jam 12 siang aku sempatin tidur siang bentar (padahal belum packing) trus jam 13 aku dibangunin abang, pas keluar kamar malah nemuin pakde samsul yang barusan sampai di rumah. Jeng jeng! Jadi beliau ini adalah pakdeku yang tinggal di Jogja dan seharusnya aku kunjungi besok, tap..tap..tapi kenapa dia malah di depan mataku beberapa jam sebelum aku berangkat? *palm face*

“Loh, kamu salipan sama pakde tuh, dek, hahaha.” Kata Abang dengan santainya, sementara aku masih pasang tampang eswete. Tapi mau gimana lagi, tiket keberangkatan KA sudah di tangan kiri dan tiket kepulangan KA sudah di tangan kanan (apeuuu dah). Jadi mari kita berangkat!

Ohiya aku ke Jogja ini gak sendiri, tapi sama Almira, si anak gaul dari Spanyol yang suka ngaku-ngaku jadi pacarnya Aston Kutcher. Setelah tuker tiket (karena kita kemarin belinya di Indomart, jd mesti dituker dulu), kita pun melihat sebuah kereta api di kejauhan. Setelah di-awe-awe, keretanya berhenti dan kita pun masuk ke dalamnya. Mari kita habiskan 308 km ini! *tinju udara*

Pas udah masuk kereta dan nemuin kursi nomor 12A dan 12B seperti yang tertera di tiket, aku dan Almira pun duduk manis sampai seorang pria paruh baya menanyakan kebenaran kursi kita. Yak, ternyata  kita salah gerbong mwahahaha. yang bener Gerbong 2 nomor 12A dan 12B dan kita dengan santainya duduk di Gerbong 1 di nomor yang sama. Setelah yakin menemukan kursi yang bener, kita duduk. Pas noleh bentar ke teve, ternyata…

..disambut sama bebeb Danny O’Donoghue. Aaakkkkk!! First song yang terputar adalah The Man Who Cant Be Moved – The Script! Mwahahha mwahahaha mwahahaha. Semacam mestakung gini *pelukin teve KA*. Nah, dari teve KA ini juga aku tau kalau PT. KAI mendukung gerakan mencintai produk negeri, terbukti dari seringnya iklan “cintailah produk-produk Indonesia” di teve dan ules kursinya.


Sepanjang perjalanan si Almira gak mau tidur, jadi sebagai teman yang baik aku juga gak tidur. Selama kurang lebih lima jam yang aku lakuin cuma ngemil, ngobrol, ngemil, twitteran, ngemil, dengerin musik, ngemil, poto-poto, ngemil, nonton teve, ngemil lagi, dan mikirin kamu juga #eaaa.

Ohiya selama perjalanan Surabaya – Jogja, kereta kita beberapa kali berhenti di stasiun, sebut saja stasiun mojokerto, kertosono, dan lain-lain. Waktu itu senja memang sudah mati, namun malam masih sangat muda. Bisa aku lihat betapa emosionalnya tempat pemberhentian seperti stasiun. Disini banyak orang menunggu, baik menunggu untuk meninggalkan maupun ditinggalkan orang-orang yang mereka sayang. Ada yang sibuk menggenggam tangan kekasihnya karena akan segera berpisah, ada pula yang tersenyum sumringah karena bisa kembali memeluk anak istrinya. Tempat-tempat seperti ini seakan menuliskan hal “selalu ada perpisahan setelah pertemuan.”

Jam 10 malem akhirnya kita bertemu sang tuan rumah, Widya Lestari. Yay! Hal pertama yang aku tangkap dari kota Jogja adalah “Jogja lucu ya”, dan kata-kata itu berulangkali aku ucapkan dari stasiun sampai ke rumah. Bahkan pas liat waria pun aku tetap bilang “waa, bencong! Jogja lucu ya” sambil nunjuk-nunjuk. Karena emang udah malem, sampe rumah kita langsung istirahat (setelah main Uno beberapa kali dan berakhir dengan bosan). Ohiya sebelumnya juga sempet diskusi mau jalan-jalan kemana besoknya, sempet tanya ke Angga, dia jawabnya Gua Pindul. Pertama kali denger nama tempat itu, aku dan Widy malah ketawa padahal gak ada yang lucu. Trus tanya di twitter, ada yang ngasih saran Alun-alun Kidul, Gabusan, Manding, dan Gua Pindul (again?!) x)) sempet Googling juga tapi ujung-ujungnya malah tambah bingung. Yasudah tidur saja dulu. Btw, Jogja lucu ya.

Cerita jalan-jalannya aku bagi jadi 3 ya. Monggo.

#PecahDiJogja Day 1 : http://winonarianur.tumblr.com/post/23730195562/pecahdijogja-day-1

#PecahDiJogja Day 2 : http://winonarianur.tumblr.com/post/23729462558/pecahdijogja-day-2

#PecahDiJogja Day 3 : http://winonarianur.tumblr.com/post/23729186029/pecahdijogja-day-3

Horchata theme by Margarette Bacani. Made for and powered by Tumblr.